Tekan Angka Kemiskinan di Kalangan Pemuda Ibu Kota, BKPRMI Jakarta Gelar Diklat Entrepreneurship
JAKARTA TIMUR – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi dan menekan potensi kemiskinan di kalangan pemuda Ibu Kota, Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) DKI Jakarta menggelar program Diklat Entrepreneurship Pemuda Remaja Masjid yang dilaksanakan oleh DPD BKPRMI Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2026), di Gedung Robbani Lantai 5, Jakarta Timur.
Mengusung tema “Marketing Digital: Jago Jualan Lewat HP”, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membekali pemuda remaja masjid dengan keterampilan kewirausahaan, khususnya pemasaran digital, agar mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan produktivitas, dan membangun kemandirian ekonomi.
Program ini berangkat dari pentingnya memberikan bekal keterampilan praktis kepada generasi muda agar tidak hanya bergantung pada kesempatan kerja yang tersedia, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta, Nanang Jahidin; Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Timur, Aripan; Direktur Wilayah Lembaga Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Investasi (LPEKIN) BKPRMI Jakarta, Dahlan; serta narasumber Siti Herlina ZR, yang dikenal sebagai Umi Bigbos.
Nanang Jahidin: Pemuda Harus Memiliki Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta, Nanang Jahidin, menekankan bahwa pemberdayaan ekonomi pemuda merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Menurutnya, pemuda remaja masjid perlu mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, serta mengembangkan potensi diri agar mampu menghadapi tantangan ekonomi dan memanfaatkan peluang usaha yang terus berkembang.
Pemuda remaja masjid, lanjutnya, tidak hanya diharapkan berperan aktif dalam kegiatan dakwah dan memakmurkan masjid, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi di lingkungan masyarakat.
Melalui pelatihan kewirausahaan ini, peserta didorong untuk memanfaatkan telepon genggam sebagai sarana produktif dalam membangun usaha. Dengan penguasaan pemasaran digital, pemuda dapat mempromosikan produk melalui media sosial, menjangkau konsumen yang lebih luas, dan mengembangkan usaha dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia.
Nanang Jahidin berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan praktik nyata, sehingga peserta dapat mulai merintis usaha, meningkatkan pendapatan, dan secara bertahap membangun kemandirian ekonomi.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya melalui Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, atas dukungan terhadap program pemberdayaan pemuda remaja masjid di bidang kewirausahaan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan BKPRMI dalam menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda, terutama dalam meningkatkan keterampilan, membuka peluang usaha, dan mendukung upaya penanggulangan kemiskinan di kalangan pemuda Ibu Kota.

DPD BKPRMI Jakarta Timur Dorong Pemuda Berani Berwirausaha
Sebagai pelaksana kegiatan, DPD BKPRMI Jakarta Timur mengambil peran dalam menghadirkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan generasi muda saat ini.
Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Timur, Aripan, dalam sambutannya menekankan pentingnya memberikan ruang pembelajaran bagi pemuda remaja masjid agar memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui diklat ini, peserta diharapkan semakin berani memulai usaha, mengembangkan ide kreatif, serta memanfaatkan peluang pemasaran digital sebagai salah satu jalan menuju kemandirian ekonomi.
Menurutnya, keterampilan kewirausahaan perlu terus ditumbuhkan di kalangan pemuda agar mereka mampu menjadi pribadi yang produktif, tidak mudah menyerah, dan dapat memberikan kontribusi positif bagi keluarga serta masyarakat.

Umi Bigbos Berikan Pembekalan Marketing Digital
Pelatihan menghadirkan Siti Herlina ZR atau Umi Bigbos sebagai narasumber yang memberikan materi mengenai pemasaran digital dengan memanfaatkan telepon genggam.
Materi ini membekali peserta dengan pemahaman tentang pentingnya promosi melalui media sosial dan platform digital, strategi menjangkau calon konsumen, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung aktivitas penjualan.
Dengan pendekatan tersebut, pemuda diharapkan dapat memahami bahwa memulai usaha tidak selalu membutuhkan modal besar. Kemauan untuk belajar, kreativitas dalam melihat peluang, konsistensi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bekal penting untuk merintis dan mengembangkan usaha.
Kehadiran Direktur Wilayah LPEKIN BKPRMI Jakarta, Dahlan, turut memperkuat semangat pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan di lingkungan pemuda remaja masjid.
Membangun Kemandirian Ekonomi, Mendorong Pemuda Keluar dari Kerentanan Kemiskinan
Diklat Entrepreneurship Pemuda Remaja Masjid ini menjadi bagian dari upaya DPW BKPRMI DKI Jakarta bersama DPD BKPRMI Jakarta Timur untuk memperluas peran pemuda dalam pembangunan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi.
Peningkatan keterampilan kewirausahaan dan pemasaran digital diharapkan dapat membuka jalan bagi generasi muda untuk menciptakan sumber pendapatan, merintis usaha, bahkan membuka peluang kerja bagi orang lain.
Upaya tersebut relevan dalam mendukung pencegahan kerentanan ekonomi di kalangan pemuda. Dengan keterampilan yang tepat dan akses terhadap pembinaan, generasi muda diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun masa depan yang lebih baik.
BKPRMI berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi organisasi, pemerintah, dan berbagai pihak terkait. Dengan demikian, pembinaan pemuda remaja masjid tidak hanya berorientasi pada penguatan spiritual, tetapi juga pada peningkatan kapasitas diri dan kemandirian ekonomi.

Melalui semangat “Jago Jualan Lewat HP”, BKPRMI Jakarta mengajak pemuda remaja masjid untuk berani memulai, terus belajar, dan memanfaatkan peluang ekonomi digital sebagai langkah membangun masa depan yang mandiri dan produktif.
BKPRMI: Memakmurkan Masjid, Memberdayakan Pemuda, Membangun Kemandirian Ekonomi Umat.





