Ratusan Santri LPPTKA BKPRMI Jakarta Timur Ikuti Peragaan Manasik Haji di Asrama Haji Pondok Gede

Ratusan Santri LPPTKA BKPRMI Jakarta Timur Ikuti Peragaan Manasik Haji di Asrama Haji Pondok Gede

 

JAKARTA – Suasana Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (18/10/2026), dipenuhi santri berbusana ihram putih. Lembaga Pengembangan Pendidikan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jakarta Timur menggelar peragaan manasik haji untuk para santrinya.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi anak-anak untuk mengenal rangkaian ibadah haji sejak usia dini. Dengan bimbingan para guru dan pembimbing, para santri mempraktikkan tahapan ibadah haji secara bertahap, mulai dari niat ihram dan talbiyah, thawaf mengelilingi replika Ka’bah, sa’i antara Shafa dan Marwah, wukuf, hingga melontar jumrah.

Dibuka Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI DKI Jakarta, Nanang Jahidin. Turut hadir Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Jakarta Timur, Aripan; Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA BKPRMI Jakarta Timur, H. Dzanuri; serta jajaran pengurus DPD BKPRMI dan LPPTKA Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Nanang Jahidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai peragaan manasik haji merupakan bagian penting dari pembinaan generasi muda Islam, karena anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung suasana ibadah haji.

“Dengan mengenal manasik haji sejak dini, kita berharap tumbuh kecintaan anak-anak terhadap ibadah dan nilai-nilai keislaman, serta cita-cita untuk suatu hari dapat berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.

Menanamkan Nilai Keislaman Sejak Dini

Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Timur, Aripan, menyampaikan bahwa LPPTKA merupakan salah satu garda terdepan BKPRMI dalam membentuk karakter anak-anak yang cinta Al-Qur’an dan masjid. Menurutnya, kegiatan seperti ini memperkaya pengalaman belajar santri di luar kelas.

“Kami ingin santri tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami praktik ibadah dan memiliki akhlak yang baik,” katanya.

Sementara itu, Dirda LPPTKA BKPRMI Jakarta Timur, H. Dzanuri, mengungkapkan harapannya agar peragaan manasik ini memberikan pengalaman nyata dan pemahaman yang baik bagi para santri. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dengan peserta yang lebih banyak dari berbagai unit LPPTKA di Jakarta Timur.

Di bukit sofa

 

“Alhamdulillah, para santri sangat antusias. Kami berterima kasih kepada seluruh guru, pembimbing, orang tua, dan panitia yang telah mendukung kegiatan ini hingga berjalan lancar,” tuturnya.

Antusias dan Penuh Semangat

Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak semangat dan tertib mengikuti setiap tahapan. Lantunan talbiyah menggema saat mereka berjalan beriringan menuju lokasi thawaf dan sa’i. Para guru dan pembimbing dengan sabar menjelaskan makna setiap rangkaian ibadah dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.

Tidak sedikit orang tua yang turut hadir mendampingi dan mengabadikan momen tersebut. Mereka berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat anak-anak dalam belajar agama.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar para santri kelak dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci dan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

 

(Red)

Admin bkprmi Jakarta
Author

Admin bkprmi Jakarta

BKPRMI DKI Jakarta siap kolaborasi dan sinergi untuk Pembinaan dan Pengembangan Potensi Pemuda Remaja Masjid, Pemberantasan buta huruf AlQur'an, dan sosial masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com