Jakarta – Dalam semangat memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menggelar seminar dan talkshow bertajuk “Ketepatan Sasaran Jaminan Kesehatan: Kampanye Mandiri Itu Keren”. Acara yang diadakan pada 21 November 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya CBD, Jakarta, menjadi wadah penting bagi berbagai elemen masyarakat untuk berdiskusi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan kesehatan.
Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DKI Jakarta turut ambil bagian dalam acara tersebut dengan mengirimkan perwakilan yang kompeten melalui Surat Mandat Dari Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta Nanang Jahidin, yaitu Dede Ruhyat (Ketua V) dan Seno Yunanda. Kehadiran BKPRMI DKI Jakarta menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung program-program pemerintah terkait kesehatan masyarakat.
Seminar dan talkshow ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi juga membahas berbagai isu penting terkait kesehatan, seperti keamanan pangan dan pemilihan produk kosmetik yang aman. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba cerdas cermat dan senam sehat kreasi, yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan engagement peserta.
Dede Ruhyat menyampaikan bahwa BKPRMI DKI Jakarta akan terus aktif mendukung upaya-upaya peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Ia berharap, melalui partisipasi aktif dalam kegiatan seperti ini, BKPRMI DKI Jakarta dapat memberikan kontribusi positif bagi terciptanya masyarakat Jakarta yang sehat dan sejahtera.
Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari berbagai organisasi dan instansi, termasuk walikota dari berbagai wilayah di Jakarta, kepala dinas, perwakilan BPJS Kesehatan, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan betapa pentingnya acara ini dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat di DKI Jakarta.






Kampanye mandiri keren ini mendorong agar mereka yang berkehidupan mapan agar bijak memakai JKN , dan tidak boleh mengaku tak mampu dalam pemakaian JKN ( untuk mendapatkan BPJS tak berbayar)