Perkuat Sinergi BKPRMI Goes To School dan Pembinaan Rohis, BKPRMI Jakarta Audiensi dengan Dinas Pendidikan
Jakarta, 22 Oktober 2026 – Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) DKI Jakarta melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (22/10/2026). Rombongan BKPRMI diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Nahdiana, M.Pd dalam pertemuan yang membahas penguatan sinergi pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda di lingkungan sekolah.

Rombongan DPW BKPRMI DKI Jakarta dipimpin oleh Ketua Umum, Nanang Jahidin, S.Sos.I., M.Sos., bersama 10 orang perwakilan BKPRMI. Dalam kesempatan tersebut, BKPRMI memperkenalkan organisasi beserta sembilan lembaga di bawah naungannya dan memaparkan sejumlah program unggulan, di antaranya Geber Masjid/Musala, Goes To School, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), pembinaan Rohani Islam (Rohis), serta Festival Anak Saleh Indonesia (FASI).
Nanang Jahidin menyampaikan bahwa berdasarkan data internal yang dipaparkan dalam audiensi, sekitar 65 persen masjid dan musala telah memiliki remaja masjid, tetapi hanya sekitar 30 persen yang aktif. Kondisi tersebut menjadi perhatian BKPRMI untuk menghidupkan kembali peran remaja masjid melalui program *Goes To School*, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui program ini, BKPRMI berupaya memperkuat pembinaan keagamaan, akhlakul karimah, kepemimpinan, dan kecintaan generasi muda terhadap masjid. BKPRMI juga mendorong kolaborasi dengan sekolah melalui kegiatan LDKS, pengelolaan Rohis, kultum, dan pelatihan khatib muda yang dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama guru agama serta pihak sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, Sarjoko selaku Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap program *BKPRMI Goes To School*. Dinas Pendidikan pada prinsipnya menyambut baik inisiatif tersebut dan membuka ruang koordinasi lebih lanjut dengan sekolah-sekolah serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
Ali Mukodas juga mengapresiasi program BKPRMI dan menilai pembinaan karakter berlandaskan akhlakul karimah sangat relevan dengan kegiatan Rohis. Ia berbagi pengalaman mengenai pembiasaan hafalan Juz 30 dan salat berjamaah setelah Asar ketika bertugas sebagai kepala sekolah di SMA Negeri 52 Jakarta. Menurutnya, kegiatan keagamaan yang didukung guru dan fasilitas sekolah dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter peserta didik.
Audiensi turut membahas peluang agar prestasi peserta Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) dapat dipertimbangkan dalam jalur prestasi pendidikan. Pihak Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa hal tersebut perlu dikaji lebih lanjut sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku. BKPRMI diarahkan untuk melengkapi persyaratan kelembagaan serta berkoordinasi dengan narahubung terkait, termasuk Ernita untuk pembahasan jalur prestasi FASI dan Diding untuk urusan TAAM.
Selain itu, BKPRMI dipersilakan mengajukan surat resmi kepada Kepala Dinas Pendidikan apabila membutuhkan rekomendasi tempat kegiatan. Koordinasi teknis pelaksanaan program di sekolah akan dilakukan sesuai kebutuhan dan kebijakan masing-masing satuan pendidikan.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mendorong agar kegiatan positif BKPRMI terus dilanjutkan. Ia menilai pembinaan generasi muda penting untuk memperkuat karakter, akhlak, mental, dan nilai-nilai ketuhanan di tengah tantangan perkembangan zaman. Ia juga membuka ruang komunikasi agar sinergi antara BKPRMI dan dunia pendidikan dapat terus dikembangkan.
Melalui audiensi ini, DPW BKPRMI DKI Jakarta berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan dengan Dinas Pendidikan dalam membina generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta aktif memakmurkan masjid.
DPW BKPRMI DKI Jakarta — Bersama Memakmurkan Masjid, Membangun Generasi Qurani.





