BKPRMI Jakarta Timur Perkuat Moderasi Beragama, Aripan: Pemuda Masjid Harus Jadi Penjaga Persatuan Bangsa
Jakarta Timur — DPD BKPRMI Jakarta Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan dan memperkuat nilai kebangsaan melalui kehadiran aktif pada kegiatan *Penguatan Implementasi Moderasi Beragama Angkatan I Tahun 2026* yang berlangsung di Aula Bambu Apus, Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026).
Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Timur, Aripan, S.Pd.I hadir bersama jajaran pengurus dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Kusmanto, S.Sos., M.Si selaku Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur dan diikuti berbagai organisasi kemasyarakatan serta tokoh lintas agama di Jakarta Timur.

Kehadiran BKPRMI Jakarta Timur menjadi salah satu representasi penting organisasi kepemudaan Islam yang terus konsisten membangun dakwah moderat, menjaga ukhuwah, dan memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi strategis dari Dr. H. Wawan Djunaedi, MA, CACA, CHRMP selaku Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kementerian Agama RI dengan tema *Implementasi Moderasi Beragama di Tingkat Pemda dan Ormas*.
Materi tersebut menekankan bahwa moderasi beragama merupakan gerakan bersama untuk memperkuat toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, serta penghormatan terhadap tradisi dan budaya bangsa.

Selain itu, narasumber kedua Farhan Muntafa memaparkan materi bertajuk *Edukasi Moderasi Beragama sebagai Penangkal Narasi Ekstremisme di Media Sosial*. Dalam paparannya dijelaskan bahwa moderasi beragama menjadi kunci terciptanya toleransi, harmoni sosial, serta benteng dalam menghadapi berkembangnya narasi ekstremisme di ruang digital.
Ketua Umum BKPRMI Jakarta Timur, Aripan, menyampaikan bahwa pemuda masjid memiliki peran strategis dalam menjaga kesejukan kehidupan beragama di era digital saat ini.
“Pemuda masjid harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan dakwah yang damai, santun, toleran, dan menjaga persatuan bangsa. BKPRMI Jakarta Timur siap terus bersinergi bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat moderasi beragama,” ujar Aripan.
Ia juga menegaskan bahwa tantangan media sosial saat ini harus dihadapi dengan edukasi, literasi digital, serta penguatan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin agar generasi muda tidak mudah terpengaruh paham ekstrem dan provokatif.
Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh dialog, dan semangat kolaborasi antar organisasi keagamaan. BKPRMI Jakarta Timur juga aktif membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat demi menciptakan Jakarta Timur yang harmonis, religius, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, BKPRMI Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pelopor pemuda masjid yang moderat, progresif, dan menjadi perekat persatuan umat serta bangsa Indonesia.






Semangat berdakwah BKPRMI Jakarta Timur dalam implementasi moderasi beragama